Underware case organaizer
Adalah tas untuk menyimpan underwear anda
terdiri atas 35 tempat Panty
yang dimana partisinya bisa dicopot
Bahan ripstock. Ukuran 35 x 26 x 13cm.
Warna : ORENS-HIJAU-MERAH-MAGENTA-BIRU BENHUR-BIRU
reseller welcome
Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.
Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.
Mampukah anda membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?
Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.
?Hhem mm mm? Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti selalu, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.
Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.
Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.
Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.
Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.
Moral:
Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?
Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?
Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.
Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.
Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.
Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.
Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.
Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?
Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??
Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.
Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari
hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir
yang cantik.
“Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya.
“Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.
Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara;
“Terima kasih untuk pujiannya, tapi kalian perlu tahu bahwa aku dulunya tidak
cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah
liat yang tidak berguna.
Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku
ke sebuah roda berputar.
Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop !
Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata “belum !” lalu ia mulai
mencengkeram dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku lagi.
Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku.
Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian.
Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.
Tapi orang ini berkata “belum !”
Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai
dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku.
Oh ternyata belum.
Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai
mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop! Aku berteriak.
Wanita itu berkata “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria
dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya!
Tolong! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak
sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku.Ia terus
membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan
menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku.
Aku terkejut sekali.
Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir
yang begitu cantik.
Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.”
Think about this:
Seperti inilah Tuhan membentuk kita.
Pada saat Tuhan membentuk kita,
tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata.
Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya
menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.
“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila Anda jatuh ke dalam
berbagai cobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan
ketekunan.
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda
menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”
Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati,
karena Dia sedang membentuk Anda.
Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu
selesai, Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda.
Bu Sally segera bangun ketika melihat dokter bedah keluar dari kamar operasi …
Dia bertanya dengan penuh harapan:
Bagaimana anakku?
Apakah dia dapat disembuhkan?
Kapan saya boleh menemuinya?
Dokter bedah menjawab, “Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tapi
sayangnya anak ibu tidak tertolong”
Bu Sally bertanya dengan hati remuk, “Mengapa anakku yang tidak berdosa
bisa terkena kanker?
Apa Tuhan sudah tidak peduli lagi?
Di mana Engkau Tuhan ketika anak laki-lakiku membutuhkanMu? ”
Dokter bedah bertanya, “Apa Ibu ingin bersama dengan anak ibu selama
beberapa waktu?
Perawat akan keluar untuk beberapa menit sebelum jenazahnya dibawa ke
universitas. ”
Bu Sally meminta perawat tinggal bersamanya saat dia akan mengucapkan
selamat jalan kepada anak lelakinya. Dengan penuh kasih dia mengusap
rambut anaknya yang hitam itu.
“Apa ibu ingin menyimpan sedikit rambutnya sebagai kenangan?” perawat
itu bertanya.
Bu Sally mengangguk. Perawat memotong sedikit rambut dan menaruhnya di
dalam kantung plastik untuk disimpan.
Ibu Sally berkata, Jimmy anakku ingin mendonorkan tubuhnya untuk
diteliti di Universitas. Dia mengatakan mungkin dengan cara ini dia
dapat menolong orang lain yang memerlukan.
“Awalnya saya tidak membolehkan tapi Jimmy menjawab, ‘Ma, saya kan sudah
tidak membutuhkan tubuh ini setelah mati nanti. Mungkin tubuhku dapat
membantu anak lain untuk bisa hidup lebih lama dengan ibunya.. ”
Bu Sally terus bercerita, “Anakku itu memiliki hati emas. Jimmy selalu
memikirkan orang lain. Selalu ingin membantu orang lain selama dia bisa
melakukannya. ”
Bu Sally meninggalkan rumah sakit setelah menghabiskan waktunya selama
enam bulan di sana untuk merawat Jimmy…
Dia membawa kantung yang berisi barang-barang anaknya. Perjalanan pulang
sungguh sulit baginya. Lebih sulit lagi ketika dia memasuki rumah yang
terasa kosong.
Barang-barang Jimmy ditaruhnya bersama kantung plastik yang berisi
segenggam rambut itu di dalam kamar anak lelakinya.
Dia meletakkan mobil mainan dan barang-barang milik pribadi Jimmy,
anaknya, di tempat Jimmy biasa menyimpan barang-barang itu.
Kemudian dibaringkan dirinya di tempat tidur. Dengan membenamkan
wajahnya pada bantal, dia menangis hingga tertidur. Di sekitar tengah
malam, bu Sally terjaga. Di samping bantalnya terdapat sehelai surat
yang terlipat.
Surat itu berbunyi:
“Mama tercinta,
Saya tahu mama akan kehilangan saya; tetapi saya akan selalu mengingatmu
ma dan tidak akan berhenti mencintaimu walaupun saya sudah tidak bisa
mengatakan ‘Aku sayang mama’.
Saya selalu mencintaimu bahkan semakin hari akan semakin sayang padamu
ma. Sampai suatu saat kita akan bertemu lagi. Sebelum saat itu tiba,
jika mama mau mengadopsi anak lelaki agar tidak kesepian, bagiku tidak
apa-apa ma .
Dia boleh tidur di kamarku dan bermain dengan mainanku. Tetapi jika mama
memungut anak perempuan, mungkin dia tidak melakukan hal-hal yang
dilakukan oleh kami, anak lelaki.
Mama harus membelikannya boneka dan barang-barang yang diperlukan oleh
anak perempuan. Jangan sedih karena memikirkan aku ma. Tempat aku berada
sekarang begitu indah. Kakek dan nenek sudah menemuiku begitu aku sampai
di sana dan mereka menunjukkan tempat-tempat yang indah. Tapi perlu
waktu lama untuk melihat segalanya di sana .
Malaikat itu sangat pendiam dan tampak dingin. Tapi saya senang
melihatnya terbang. Dan apa mama tahu apa yang kulihat? Yesus tidak
terlihat seperti gambar-gambar yang dilukis manusia. Tapi, ketika aku
melihat-Nya, aku yakin Dia adalah Yesus. Yesus sendiri mengajakku
menemui Allah Bapa! Tebak ma apa yang terjadi? Aku boleh duduk di
pangkuan Bapa dan berbicara dengan-Nya seolah-olah aku ini orang yang
sangat penting.
Aku menceritakan kepada Bapa bahwa aku ingin menulis surat kepada mama
untuk mengucapkan selamat tinggal dan kata-kataku yang lain. Namun aku
sadar bahwa hal ini pasti tidak diperbolehkan- Nya. Tapi mama tahu,
Allah sendiri memberikan sehelai kertas dan pensil-Nya untuk menulis
surat ini kepada mama.
Saya pikir malaikat Gabriel akan mengirimkan surat ini kepadamu ma.
Allah mengatakan akan menjawab pertanyaan mama ketika mama bertanya ‘Di
mana Allah pada saat aku membutuhkan- Nya?’ Allah mengatakan Dia berada
bersama diriku seperti halnya ketika putera-Nya Yesus disalib.
Dia ada di sana ma, dan dia selalu berada bersama semua anak.
Ngomong-ngomong, tidak ada orang yang dapat membaca apa yang aku tulis
selain mama sendiri. Bagi orang lain, surat ini hanya merupakan sehelai
kertas kosong. Luar biasa kan ma? Sekarang saya harus mengembalikan
pensil Bapa yang aku pinjam.
Bapa memerlukan pensil ini untuk menuliskan nama-nama dalam Buku
Kehidupan.. Malam ini aku akan makan bersama dengan Yesus dalam
perjamuan-Nya. Aku yakin makanannya akan lezat sekali..
Oh, aku hampir lupa memberitahukanmu ma. Aku sudah tidak kesakitan lagi.
Penyakit kanker itu sudah hilang. Aku senang karena aku tidak tahan
merasakan sakit itu dan Bapa juga tidak tahan melihat aku kesakitan.
Itulah sebabnya mengapa Dia mengirim Malaikat Pembebas untuk
menjemputku. Malaikat itu mengatakan bahwa diriku merupakan kiriman
istimewa! Bagaimana ma?
Salam kasih dari Allah Bapa, Yesus & aku.
Sempatkan diri anda selama 60 detik saja untuk meneruskan surat ini dan
anda akan menyelamatkan banyak orang yang percaya untuk saling
mendoakan. Kemudian heninglah sebentar dan rasakan bagaimana Roh Kudus
bekerja dalam hidup anda agar anda melaksanakan perbuatan yang
dikehendaki oleh Bapa “Ketika anda jatuh, Tuhan akan membangkitkan
anda.”
Mungkin banyak orang telah mengetahui khasiat kacang hijau untuk menurunkan suhu tubuh akibat terik matahari, dapat memperbaiki Qi (energi) dan membersihkan racun (yang dimaksud adalah infeksi yang disebabkan bakteri atau virus) atau panas yang diakibatkan racun dalam tubuh (misalnya radang tenggorokan, bisul-bisul). Akan tetapi bagaimana cara mengonsumsi dan memasaknya agar bisa memperoleh manfaat tersebut?
Himpunan gizi di kota Chi Feng, Daerah Otonom Nei Monggol, mengatakan bahwa khasiat kacang hijau untuk menurunkan suhu tubuh akibat panas dari luar terletak pada kulit bijinya, sedangkan khasiat untuk membersihkan racun dan menurunkan panas yang ditimbulkan racun dalam tubuh ada di bijinya. Selain itu, untuk mengonsumsinya harus disesuaikan dengan keadaan. Bubur kacang hijau yang diberi bahan campuran lain akan mempunyai khasiat terapi yang lebih baik.
Mengonsumsi bubur kacang hijau dengan tujuan menurunkan suhu tubuh akibat panas dari luar, hanya perlu minum kuahnya saja, kacangnya jangan dimakan.
Sewaktu memasak kacang hijau sebaiknya jangan terlalu lama. Masukkan kacang hijau kedalam air dingin, lalu masak hingga mendidih. Diteruskan dengan api besar selama 5-6 menit.
Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan, kacang hijau termasuk makanan obat yang bersifat dingin. Bagi tubuh yang lemah dingin dan limpa lambung lemah dingin, bila minum terlalu banyak akan menimbulkan nyeri perut dan diare. Orang yang memiliki Yin lemah juga tidak dianjurkan mengonsumsi terlalu banyak, jika tidak akan terjadi luka pada sudut mulut yang ditimbulkan oleh panas semu yang membara, gejala gusi bengkak dan lain-lain.
Bubur kacang hijau yang dimasak hingga lembek sekali, mempunyai khasiat yang baik sekali untuk menurunkan panas akibat racun dalam tubuh. Hal ini dikarenakan, bubur tersebut dapat melancarkan air seni dan mendorong Qi kebawah.
Oleh karena itu apabila terjadi keracunan obat atau makanan, mengonsumsi bubur kacang hijau dapat bermanfaat menyingkirkan zat racun dalam tubuh. Terhadap pembengkakan atau haus yang dikarenakan panas dalam atau bisul cacar juga bermanfaat. Kuah kacang hijau yang keruh, kurang efektif untuk menurunkan suhu badan yang disebabkan terik matahari, akan tetapi sangat bermanfaat untuk membersihkan racun dan menurunkankan panas yang diakibatkan racun dalam tubuh.
Dua orang yang baik, tapi, mengapa perkawinan tidak berakhir bahagia
Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya
melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun
dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak
baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.
Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak,
karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan
begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.
Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap
panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.
Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel
seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi
tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki
telanjang.
Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.
Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.
Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu
menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.
Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.
Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan,
setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih
mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia
adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk
berpretasi dalam pelajaran.
Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno.
Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia
maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.
Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik,
dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak
secara diam diam di sudut halaman.
Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi,
menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.
Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar
ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa
baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.
Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan
perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam
kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik
mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?
Pengorbanan yang dianggap benar.
Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara
perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.
Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha
menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan
sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.
Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya
juga tidak bahagia.
Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak,
lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh
hati.
Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. .
Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai,
suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!
Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada
separoh lantai lagi yang belum di pel ?
Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang
sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga
kerap berkata begitu sama ayah.
Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu,
sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.
Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.
Yang kamu inginkan ?
Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan
teringat akan ayah saya.
Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam
perkawinannya,
Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.
Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam
mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun,
jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan
caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.
Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.
cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah
melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi
dengan perkawinan yang bahagia.
Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.
Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami,
menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di
atas lantai seperti menatapi nasib ibu.
Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?
Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor
sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan
begitu kau bisa menemaniku! ujar suamiku.
Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu,
ada yang mencuci pakianmu..dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal
yang dibutuhkannya.
Semua itu tidak penting-lah!ujar suamiku. Yang paling kuharapkan
adalah kau bisa lebih sering menemaniku.
Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya
benar-benar membuat saya terkejut.
Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya
sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami
memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak
kedua.
Jalan kebahagiaan
Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan
meletakkanya di atas meja buku,
Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar
kebutuhanku.
Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya,
waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau
sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.
Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup
sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.
Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang
akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.
Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.
Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya
pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut
sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.
Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun,
jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini,
perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.
Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan,
misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang
perjalanan keluar kota.
Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan
kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa
menghibur gejolak hati masing-masing.
Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan
kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah
perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling
mencintai bertahun-tahun silam.
Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini
telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya
akhirnya melangkah ke jalan bahagia.
Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia,
mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak
kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.
Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat
merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga
sudah kecewa dan hancur.
Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap
orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara
yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua!
Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti
dapat diharapkan.
Cerita ini begitu menyentuh .. jadi saya coba untuk memberi sedikit bacaan .. bagi saudara-saudara , …..
Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar & tidak tahu isi dalamnya…
Kita hanya melihat, wah…. pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali…
Padahal dia lagi stress & hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank…
Huaaa… pasangan anggun yg hadir di acara reuni itu begitu serasi & mempesona, mrk pasti hidup harmonis & bahagia…
Padahal hidup mrk penuh dgn kebencian, saling menuduh, menghianati & menyakiti, bahkan sudah dlm proses perceraian & bagi harta…
Lihat pemuda itu, lulusan Harvard dgn nilai cumlaude, pasti mudah dpt kerja, gaji besar, hidupnya pasti bahagia…
Padahal dia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat job baru…
Woww… Ibu muda itu, selalu happy, ќε salon, shoping, hura2, selalu memanjakan diri, dia punya byk waktu, gak perlu pusingin kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, dia pasti bahagia….
Padahal batinnya hampa & kesepian, jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargainya, selingkuh, or punya istri Ľƍ.
Lihat tetangga kita anaknya sudah besar2 semua, bapak ibunya sudah boleh santai & tenang, mrk pasti bahagia, namun kenyataannya org tua mrk tak pernah bisa tidur nyenyak, anak2nya tak berbakti, suka judi & narkoba.
Kita selalu tertipu oleh keindahan di luar & tdk tahu realita yg di dalam.
Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua org punya cerita duka. Begitulah hakekat hidup.
Janganlah menggosip tentang masalah org, sebenarnya siapapun tidak mau mengalami masalah tp manusia tak luput dr masalah.
Jangan mengeluh krn masalah. Hayatilah makna dibalik semua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi bermakna! God Bless You …
Hanging Bag Organizer ( HBO)
Keterangan:
muat menyimpang lebih dari 5pc koleksi tas
Ukuran Kotak Kecil : 45×15×28cm
Ukuran Keseluruhan : 45×15×150cm
Bahan : babyriptok + mika,karton Tebal
Disarankan tas kosong tidak di isi barang !
Berat : 900 gr
pembelian 1pc : @ 95 rb
Warna merah magenta birubenhur orens hitam ungu hijau Pinkmuda birumuda
BOX STORAGE ORGANIZER
Rp 150.000,-
Ukuran : .41×41×29
Bahan. : kanvas Halus + triplex + kawat
Warna : kombinasi cream – hijau –Ungu-Pinky-biru
Manfaat Produk ini:
Storage box menghemat ruang anda dapat menyimpan pakaian dan barang lainnya
Storage box agar ruangan anda bersih dan rapi.
Simpan waktu pencarian Anda karena tersedia jendela
Tidak takut terhadap kerusakan seperti kotak penyimpanan kertas karton.
Hal ini sangat mudah untuk merakit dan membongkar.
Desain dan bentuk storage box membuat hidup Anda lebih menarik, indah dan juga dimodernisasi
TRAVELLING ORGANIZER ( TO )
RESELLER WELOCOME
PIN BB 2115B147
Ukuran: 60×26×2 cm
Bahan : baby ripstok
Sekatan 3 bagian:
1.Tpt obat
2.Tpt kosmetik
3.Tpt toiletries atau perlengkapan mandi
Estimasi : 1kilo 3pcs
WARNA : MERAH-UNGU-MERAH-BIRU-HITAM-MAGENTA-HIJAU-ORENS-BIRUBENHUR
Bank Book Pocket Large
BB PIN 2115B147
Reseller welcome
Spec :
ukuran 21 x 12 x 5 cm
muat 2 HP besar dan 1 HP kecil
3 slot kompartemen
10 slot kartu kredit
ada tali selempang / tali panjang
tempat koin di dalam
tambahan kantung+zipper di bagian depan
bahan kanvas halus D300
Bank Pocket 80.000,-
Warna : merah magenta hijau ungu birumuda birubenhur crema pinkmuda
RESELLER WELCOME
PIN2115B147
Bantalan bisa request warna hitam/putih atau sesuai warna
Tempat menyimpan coleksi jam tangan Muat lebih dari 6 jam tangan.
Ukuran : 26 x 18 x 6 cm Bahan baby ripstok
Estimasi : 3pcs 1 kilo
TOILETRIES BAG ORGANIZER ( TBO )
Bingung perlengkapan mandi ditaruh dimana?toiletnya ga ada mejanya?
Ngga perlu pusing..biarin aja tetep di dalam bag-nya..^^..ngga perlu repot bongkar..karena TBO ini Dilengkapin gantolan stainless anti karat yg didesign khusus sehingga bisa dicantolin dimana saja..
tinggal cantolin, ga perlu ribet bongkar dan ga perlu bingung lagi perlengkapan mandi harus ditaruh dimana..
Bahan : Babyripstok
Ukuran : 27cm x 10cm x 20cm
Kantong : 5 kantong jala untuk botol di bagian dalam
1 kantong resleting di depan
2 kantong resleting di bagian tutup
1 kantong dibelakang 2 kantong sletting
1 kantong sletting di bagian belakang
Tersedia warna yg cocok buat Man and Woman
Tersedia warna merah-biru-hijau-magenta-orens-ungu
RESELLER WELCOME
CSO-Front uk. 49 cm x 40 cm, berat 400 gram
- untuk dibagian depan / dipasang di balik kursi depan
- dapat dipergunakan untuk semua type mobil
RESELLER WELCOME
TERSEDIA WARNA MERAH-MAGENTA-HITAM-CREAM-BIRU-HIJAU
RESELLER WELCOME !
PIN BB 2115B147
HSBO sekat 10
muat 10 pasang sepatu/ sandal…
bisa juga digunakan untuk menyimpan koleksi buku anda .
Ukuran : 27.50 x 12 x 14 cm
Bahan : baby ripstok
Karton tebal (tidak loyo)
Estimasi ; 850 Gram
Pilihan warna :
merah, magenta, orange, ungu, dan biru benhur
Dear sista skrang ada tempat sepatu yang bisa dibawa kemana2 baik untuk travelling, gym, camping, ..
bisa disimpan ke koper or tas yang pasti baju tidak akan kotor (*kondisi sepatu bersih ya sista )
Detail:
1 sisi bisa untuk sepatu, 1 sisi bisa untuk sandal.
Resleting atas-bawah.
Ada 4 lubang sirkulasi udara.
Ada tali jinjing agar mudah dibawa2.
Dimensi: 32 x 15 x 13 cm (w x d x h)
Material: Babyriptok
Estimasi: 1kg = 6 pcs
RESELLER WELCOME
PIN BB 2115B147